Hola..
Sekarang saya mau lanjut mengulas tentang : DIVERSIFICATION AND DEVELOPMENT IN LOCAL ECONOMIES BASED ON MINING SECTOR: The Case of the Chilean II Region.
yang bisa diunduh disini:
http://www.unctad.org/infocomm/diversification/cape/pdf/aroca.pdf
Antara 1880-1950, Chili adalah eksportir tembaga terbesar di dunia. Namun produksi tembaga kemudian turun antara tahun 1870 sampai tahun 1930, setelah itu eksploitasi nitrat adalah kegiatan utama dari sektor pertambangan negara. Akan tetapi, pertambangan tembaga kembali menjadi kegiatan pertambangan utama dari negara dan Wilayah II dari tahun 1928.
Di Region II kita menemukan tujuh dari tambang terbesar negara. Dua di antaranya: Chuquicamata dan Radomiro Tomic adalah milik negara; empat di antaranya: Minera Escondida PT., Michilla, Zaldívar dan Mantos Blancos swasta, dan satu merupakan patungan antara Negara Chili (49%) dan Siprus Amax (51%) yang bernama El Abra.

Dalam rangka untuk mengukur dampak ekonomi Chili Sektor Pertambangan di Daerah II, dibangunlah sebuah input-output matriks (Aroca, 1999). Matriks mencakup dua belas sektor produktif , permintaan akhir sektor, dan pembayaran kepada faktor-faktor: tenaga kerja (upah) dan modal(keuntungan).
1 Pertanian
2 Perikanan
3 Pertambangan
4 Industri
5 Utilitas
6 Konstruksi
7 Retails
8 Transportasi dan Komunikasi
9 Business Services
10 Real Layanan Negara
11 Layanan Lain
12 Publik Administrasi
Multiplier Effects ini dibedakan menjadi 2 jenis. Yang pertama (Open sistem) mengasumsikan bahwa tambahan
pendapatan (upah) yang dibayarkan untuk perubahan dalam permintaan akhir tidak dihabiskan di daerah.
Tipe kedua pengganda (sistem Tertutup) mengasumsikan bahwa semua tenaga kerja tambahan
pendapatan yang terkait dengan perubahan permintaan dihabiskan di daerah. Oleh karena itu, seharusnya terdapat perbedaan dampak pada beberapa titik diantara kedua jenis multiplier.
Pada kenyataannya Multiplier Effects Closed System > Open System karena pada Closed System tidak ada hasil dari sektor perusahaan yang dibelanjakan di luar.




Backward – Mining – Forward
Cara utama Pemerintah dalam mempengaruhi perkembangan sektor pertambangan adalah melalui hukum. Hal ini telah menciptakan kerangka di mana perusahaan akan bekerja. Selama tiga dekade terakhir, undang-undang pertambangan telah berkembang sesuai dengan visi negara pemerintah.
Kebijakan Pajak dan Paten.
Di Chile, menurut tributary legislation (undang-undang anak sungai), perusahaan pertambangan negara membayar lebih pajak daripada yang pribadi. Para perusahaan pertambangan swasta asing membayar pajak sebesar 15% pada keuntungan. Selain itu, mereka harus membayar pajak (35% dari keuntungan) pada kiriman uang dari keuntungan ke luar, tapi mereka bisa mengurangi 15% dibayar sebelum, jadi mereka membayar pajak% 35 paling banyak. Mereka juga dibebaskan dari pembayaran pajak nilai tambah atas impor barang modal. Di sisi lain, perusahaan negara, selain pajak atas keuntungan, harus membayar pajak tambahan
dari 40%. Yang menarik di sini adalah bahwa sejak tahun 1995 produksi tembaga swasta lebih besar daripada negara produksi tembaga. Namun, kontribusi pajak dari sektor pertambangan swasta terus menjadi jauh lebih rendah daripada perusahaan-perusahaan milik negara.

# Reformasi Pajak tahun 1991 di Chili
Chili menjadi negara demokratis, ketika pada musim semi tahun 1990,pemerintah baru sosialis Demokratik Kristen, di bawah kepemimpinan Aylwin Azócar, mengambil alih kekuasaan dan mengakhiri kediktatoran selama bertahun-tahun di bawah Pinochet.
Seluruh kerangka kelembagaan telah dibangun kembali investor asing dan swasta sehingga dengan kepercayaan di negeri ini, membuat Chili tempat yang menarik untuk berinvestasi, terutama di sektor pertambangan yang sangat dipengaruhi oleh nasionalisasi tambang.
Investasi yang kuat dilakukan di sektor pertambangan membawa konsekuensi pulihnya Chili dalam produksi tembaga, yakni 11% dari total produksi dunia pada tahun 1970 menjadi 30% dari total produksi dunia pada tahun 1998.
Peningkatan pengeluaran sosial yang dibiayai oleh reformasi pajak menghasilkan:
* Perbaikan infra-struktur
* Pembangunan 90.000 rumah sakit dan apartemen bagi masyarakat miskin
* Gratis layanan kesehatan dasar bagi kelompok miskin
* Program nutrisi untuk kelas miskin
* Kenaikan pensiun minimum dan pensiun sosial
* Kenaikan upah minimum sebesar 44%
* Peningkatan kontribusi sosial kepada keluarga miskin dengan 100%
* Penghapusan hutang bagi kaum termiskin, jika uang itu digunakan untuk perumahan
Melihat kembali semua tindakan yang diambil, maka pemerintah Aylwin Azócar berhasil dengan hasil reformasi pajak. Situasi dari kaum termiskin tidak menjadi mudah, tetapi terdapat banyak perbaikan.
klik : referensi lain